Berita

Danone Bantu korban covif -19 Jakarta

Sejak awal pandemi, berbagai aksi nyata dilakukan Danone Indonesia melalui donasi kemanusiaan di beberapa wilayah Indonesia.
Perusahaan tersebut telah menyalurkan bantuan donasi senilai Rp56 miliar melalui berbagai stakeholder dalam bentuk alat medis, APD, serta memfasilitasi 89 sentra vaksinasi yang tersebar di 14 kota besar di Indonesia.

Selain itu, dukungan hidrasi sebanyak 1,5 juta botol air minum dalam kemasan turut didonasikan sebagai upaya dalam memastikan kebutuhan hidrasi tenaga kesehatan dan masyarakat tetap terpenuhi.

VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan bahwa pemberian donasi merupakan bagian dari kepedulian perusahaannya untuk mendukung seluruh lapisan masyarakat dalam menanggulangi pandemi covid-19 .

“Saat ini fokus kami adalah bahu membahu bersama pemerintah dan mitra lainnya agar Indonesia dapat segera bangkit dari kondisi ini dan sebagai bentuk aksi nyata komitmen, kami berupaya dengan berbagai bentuk dukungan bagi masyarakat dan memberikan perlindungan bagi petugas kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan pandemi,” terangnya dalam siaran pers.
Hal tersebut, lanjut Vera, sejalan dengan visi perusahaannya, One Planet One Health, yang meyakini bahwa kesehatan masyarakat akan sangat berpengaruh bagi kesehatan bumi.

“Kami berharap melalui donasi yang diberikan, dapat kembali meningkatkan kesehatan dan juga pemulihan ekonomi masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Sekadar informasi, sepanjang 2021 Danone Indonesia telah mendonasikan 1,300-unit alat pelindung diri, 1,250 boks masker bedah, 500-unit velbed, 50-unit kursi roda, serta berbagai perlengkapan medis lainnya yang disalurkan melalui Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Kabupaten Kepualuan Seribu.

Provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu wilayah dan sasaran utama Danone Indonesia dalam penyaluran donasi.

Hal tersebut didasari oleh pernyataan pemerintah yang menyatakan DKI Jakarta menjadi wilayah dengan jumlah kasus aktif terbanyak selama pandemi berlangsung.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan, tercatat hingga 14 September 2021 wilayah DKI Jakarta berada di peringkat pertama dengan akumulasi kasus positif sebesar 855 ribu atau 20,5% dari peta sebaran Covid-19 di Indonesia.

Anda mungkin juga suka...